Home Kabar Daerah Dewan Pendidikan, GBNN dan Warga Bersatu Perjuangkan Akses Pendidikan di Daerah Terpencil Polman

Dewan Pendidikan, GBNN dan Warga Bersatu Perjuangkan Akses Pendidikan di Daerah Terpencil Polman

8
0
SHARE
Dewan Pendidikan, GBNN dan Warga Bersatu Perjuangkan Akses Pendidikan di Daerah Terpencil Polman

Keterangan Gambar : Foto di Rumah Anak Kepala Dusun Lakkese, Kelurahan Madatte Polewali Mandar

Targetperistiwa.my.id_Polewali Mandar_  keprihatinan akan akses pendidikan yang terabaikan, sejumlah elemen masyarakat dan lembaga bersatu menggalakkan langkah nyata demi masa depan pendidikan anak-anak di Dusun Lakkese dan Dusun Petakeang, Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
 
Gerakan ini melibatkan Dewan Pendidikan, Ketua Organisasi Masyarakat Garda Bela Negara (GBNN) Sulbar,  Kepala Dusun Lakkese Daeng Maloga, serta para Relawan Pendidikan yang secara sukarela akan turun langsung ke lokasi terpencil tersebut.
 
Dalam pertemuan yang di lakukan pada Jum'at, (19/6/2026) mereka sepakat menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. Kolaborasi ini bertujuan menyuarakan kebutuhan mendesak: pembangunan gedung sekolah yang layak, perbaikan akses jalan penghubung yang rusak parah, serta memastikan ketersediaan tenaga pengajar agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan kembali dengan baik.
 
"Kami tidak tinggal diam melihat generasi muda di Dusun Lakkese dan Petakeang terancam buta huruf. Lewat kerja sama ini, kami ingin menjadi jembatan harapan sekaligus mendesak perhatian pemerintah agar hak pendidikan anak-anak tidak terus dikorbankan" ujar  Dewan Pendidikan. Muh.Sukri
 
Kepala Dusun Lakkese Daeng Maloga menyambut baik dan gembira dengan harapan besar adanya kolaborasi bersama yang melibatkan Dewan Pendidikan, Ormas Garda Bela Negara, serta para relawan pendidikan untuk memperjuangkan akses belajar di wilayahnya.
 
Menurutnya, kerja sama ini menjadi angin segar setelah puluhan tahun anak-anak di Dusun Lakkese dan Dusun Petakeang tumbuh tanpa mengenal bangku sekolah, akibat akses jalan yang rusak parah membuat sekolah yang dibangun tahun 2009 terbengkalai total.
 
"Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini. Sudah lama kami menaruh harapan agar ada perhatian nyata. Semoga lewat langkah bersama ini, kendala jalan dapat diperbaiki, sekolah hidup kembali, dan masa depan pendidikan anak-anak kami akhirnya dapat terwujud" tegas Kepala Dusun.

Disamping itu Ketua Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Sulbar, Puang Lupa, juga menyatakan dukungan penuh.

"Bagi kami, memperjuangkan hak pendidikan anak-anak ini adalah bagian dari bela negara. Kami berkomitmen akan terus mendampingi warga untuk menyuarakan kebutuhan mendesak hingga pemerintah memberikan perhatian nyata" tegasnya.
 
Langkah ini diharapkan menjadi awal yang baik, agar kelak anak-anak Lakkese dan Petakeang dapat mengenyam pendidikan layak dan setara dengan anak-anak di daerah lain.