Home Pemerintah Menag Nasaruddin Umar: Boikot Produk Pro-Israel Dampak PHK Ribuan Pekerja Indonesia

Menag Nasaruddin Umar: Boikot Produk Pro-Israel Dampak PHK Ribuan Pekerja Indonesia

39
0
SHARE
Menag Nasaruddin Umar: Boikot Produk Pro-Israel Dampak PHK Ribuan Pekerja Indonesia

TARGET PERISTIWA JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti dampak ekonomi dalam negeri akibat aksi boikot terhadap produk yang dianggap terafiliasi dengan Israel. Menurutnya, gerakan tersebut bukan solusi untuk menyelesaikan konflik Timur Tengah dan telah memberikan dampak nyata terhadap dunia usaha serta tenaga kerja Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Menag dalam acara silaturahmi bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) di Jakarta pada Jumat (13/3/2026). Ia mengungkapkan, sekitar 3.000 karyawan dari salah satu jaringan restoran cepat saji dilaporkan telah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai dampak dari aksi boikot.

Menag menyampaikan keprihatinannya karena konflik internasional kini juga memberikan beban bagi pekerja di dalam negeri. Ia menekankan bahwa dunia usaha memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, mengingat sektor ini merupakan salah satu penyumbang utama penerimaan negara dan pencipta lapangan kerja.

Aksi boikot terhadap sejumlah produk yang dianggap terkait dengan Israel telah semakin menguat di berbagai negara sejak meningkatnya konflik di Gaza setelah terjadinya perang antara Hamas dan Israel pada akhir tahun 2023.

(red)