Home Kabar Daerah DITEMUKAN TANPA TANDA KEKERASAN, MAYAT PENSIUNAN DI GARUT DIEVAKUASI

DITEMUKAN TANPA TANDA KEKERASAN, MAYAT PENSIUNAN DI GARUT DIEVAKUASI

5
0
SHARE
DITEMUKAN TANPA TANDA KEKERASAN, MAYAT PENSIUNAN DI GARUT DIEVAKUASI

Jenazah Ali Usman Ditemukan di Sungai Kering, Polisi Lakukan Pendalaman Penyebab Kematian

GARUT, 3 APRIL 2026 – Tim Identifikasi Polres Garut bersama personel Polsek Karangpawitan melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah ditemukannya sesosok mayat di wilayah Kecamatan Karangpawitan, Jumat (03/04/2026).

Peristiwa bermula pada pukul 14.00 WIB, ketika jenazah ditemukan di area sungai kering yang difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah, tepatnya di Kampung Sukamulya RT 02 RW 11, Desa Cimurah. 

IDENTITAS KORBAN

Korban diketahui bernama lengkap Ali Usman, S.H., M.H. (57 tahun), seorang pensiunan yang beralamat di Pondok Melati RT 05 RW 03, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi, antara lain Aldi Alfin Ferdiansyah (28) selaku penemu pertama, Gungun Gunawan (34) pemilik kontrakan, Mamad (53) Ketua RW setempat, serta Dedi (52) yang merupakan teman korban.

KONDISI JENAZAH

Dari hasil pantauan di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak telungkup. Setelah menerima laporan, personel gabungan segera bergerak menuju lokasi didampingi tim medis dari Puskesmas Karangpawitan untuk melakukan pemeriksaan awal.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan secara visual, sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik atau luka luar pada tubuh korban," ujar Kapolsek Karangpawitan dalam keterangannya.

Menurut keterangan saksi, korban diketahui tinggal seorang diri di kontrakannya dan sebelumnya sering mengeluhkan sakit pada bagian kaki. Berdasarkan temuan awal tersebut, dugaan sementara korban meninggal dunia dikarenakan sakit.

TINDAK LANJUT

Untuk memastikan penyebab pasti kematian, jenazah selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Slamet Garut guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut (autopsi).

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Garut masih mendalami kronologi dan fakta-fakta terbaru untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.(red)