GARUT, 24 MARET 2026 – Aksi nekat seorang sopir ambulans yang melaju secara ugal-ugalan di wilayah Malangbong berhasil dihentikan oleh tim urai lalu lintas Polres Garut, Selasa siang. Kendaraan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, bahkan nyaris menabrak petugas yang tengah berjaga.
Kepala Bagian Operasional Lalu Lintas (KBO Lantas) Polres Garut, Ipda Ade Sulaiman, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat petugas tengah melakukan pengaturan arus dengan skema one way dan sistem contraflow pengurasan dari arah Tasikmalaya menuju Garut, tepatnya di kawasan Kecamatan Malangbong.
“Ambulans datang dari arah Tasikmalaya dan secara tiba-tiba mengambil jalur kanan tanpa mengindahkan arahan petugas yang sedang mengatur lalu lintas,” ujar Ipda Ade dalam keterangannya.
Tindakan tersebut hampir berujung kecelakaan setelah kendaraan itu nyaris menabrak Bripka Hamdan yang sedang bertugas di lokasi. Melihat situasi yang berpotensi membahayakan, petugas langsung melakukan pengejaran dan upaya penghentian terhadap kendaraan tersebut.
Setelah berhasil dihentikan, pengemudi diketahui bernama Yadi Supardi (25). Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Namun demikian, pengakuan pengemudi yang mengaku terburu-buru dan gugup saat melihat petugas tidak sejalan dengan kondisi di lapangan. Hasil pemeriksaan menunjukkan ambulans tersebut tidak sedang dalam keadaan darurat, tidak membawa pasien, dan hanya dikemudikan seorang diri.
“Atas pelanggaran tersebut, petugas melakukan penindakan berupa penilangan dan mengamankan kendaraan untuk sementara waktu,” tegas Ipda Ade.
Polres Garut menekankan bahwa kendaraan prioritas seperti ambulans tetap wajib mematuhi aturan lalu lintas apabila tidak dalam kondisi darurat. Penyalahgunaan fasilitas kendaraan layanan khusus dinilai dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi, termasuk kendaraan layanan khusus, untuk tidak menyalahgunakan hak prioritas di jalan raya. Keselamatan tetap menjadi hal utama,” pungkasnya. (red)










LEAVE A REPLY