<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Target Peristiwa - aktual,lengkap & Terpercaya</title> 
				<description>Berita Indonesia terkini terpercaya, dan terpopuler, politik, ekonomi, tekno, otomotif, dan olahraga ditulis lengkap dan akurat.</description>
				<link>https://targetperistiwa.my.id/</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>DITEMUKAN TANPA TANDA KEKERASAN, MAYAT PENSIUNAN DI GARUT DIEVAKUASI</title>
						                <link>https://targetperistiwa.my.id/berita/detail/ditemukan-tanpa-tanda-kekerasan-mayat-pensiunan-di-garut-dievakuasi</link>
						                <description>Jenazah Ali Usman Ditemukan di Sungai Kering, Polisi Lakukan Pendalaman Penyebab Kematian

GARUT, 3 APRIL 2026 – Tim Identifikasi Polres Garut bersama personel Polsek Karangpawitan melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah ditemukannya sesosok mayat di wilayah Kecamatan Karangpawitan, Jumat (03/04/2026).

Peristiwa bermula pada pukul 14.00 WIB, ketika jenazah ditemukan di area sungai kering yang difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah, tepatnya di Kampung Sukamulya RT 02 RW 11, Desa Cimurah. 

IDENTITAS KORBAN

Korban diketahui bernama lengkap Ali Usman, S.H., M.H. (57 tahun), seorang pensiunan yang beralamat di Pondok Melati RT 05 RW 03, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi, antara lain Aldi Alfin Ferdiansyah (28) selaku penemu pertama, Gungun Gunawan (34) pemilik kontrakan, Mamad (53) Ketua RW setempat, serta Dedi (52) yang merupakan teman korban.

KONDISI JENAZAH

Dari hasil pantauan di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak telungkup. Setelah menerima laporan, personel gabungan segera bergerak menuju lokasi didampingi tim medis dari Puskesmas Karangpawitan untuk melakukan pemeriksaan awal.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan secara visual, sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik atau luka luar pada tubuh korban," ujar Kapolsek Karangpawitan dalam keterangannya.

Menurut keterangan saksi, korban diketahui tinggal seorang diri di kontrakannya dan sebelumnya sering mengeluhkan sakit pada bagian kaki. Berdasarkan temuan awal tersebut, dugaan sementara korban meninggal dunia dikarenakan sakit.

TINDAK LANJUT

Untuk memastikan penyebab pasti kematian, jenazah selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Slamet Garut guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut (autopsi).

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Garut masih mendalami kronologi dan fakta-fakta terbaru untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.(red)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Dandim 0621/Kab.Bogor Lektol Inf Rizal Dwijayanto S. E., M.ip Pimpinan Kenaikan Pangkat Pa, Ba,Ta dan Perwira</title>
						                <link>https://targetperistiwa.my.id/berita/detail/dandim-0621kabbogor-lektol-inf-rizal-dwijayanto-s-e-mip-pimpinan-kenaikan-pangkat-pa-bata-dan-perwir</link>
						                <description>Bogor Kab - Bertempat di Aula Makodim 0621/Kab.Bogor Jln Raya Tegar Beriman Kel. Tengah Kec. Cibinong Kab. Bogor, dilaksanakan kegiatan acara Korps Rapot Kenaikan Pangkat periode 01-04-2026 Pa, Ba, Ta dan Perwira Masuk Satuan serta Prajurit Purna Tugas TMT 01-04-2026 di Aula Makodim 0621/Kab Bogor dipimpin langsung Dandim 0621/Kab. Bogor Letkol Inf Rizal Dwijayanto S.E.,M.ip yang di hadiri. 

 250 Anggota Kodim 0621/Bogor. 

Acara dihadiri Kasdim 0621/Kab. Bogor, Mayor Inf Dadang, Danramil jajaran Kodim 0621/Kab. Bogor,Pasi Intel Kodim 0621/Kab. Bogor, Kapten Arm Dede Hermawan, Pasi Ops Kodim 0621/Kab. Bogor, Kapten Inf Iwan Wardhana, Pasi Log Kodim 0621/Kab. Bogor, Kapten Inf Apson Hasibuan, Pasi Pers Kodim 0621/Kab. Bogor, Letda Inf Erwanto, Pasi Ter Kodim 0621/Kab. Bogor, Kapten Caj Adi Yuanda, Dan Unit Kodim 0621/Kab. Bogor, Letda Inf Albert Saragih dan Personel dan Pns Kodim 0621/Kab. Bogor.

Dalam isi sambutannya Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P. Dandim 0621/Kab.Bogor Dandim 0621/Bogor menyampaikan selamat kepada Prajurit yang melaksanakan Kenaikan Pangkat Satu Tingkat Lebih tinggi dari sebelumnya, serta berterima kasih kepada Prajurit yang telah melaksanakan Purnabakti setalah puluhan tahun mengabdi bagi TNI-AD Khususnya Kodim 0621/Kab. Bogor.

Ditegaskan Letkol Inf. Rizal, kenaikan pangkat adalah amanah untuk meningkatkan kualitas diri dan profesionalisme dalam bertugas, bukan hanya sekadar simbol karena tantangan tugas kedepannya semakin berat. 

“Kenaikan pangkat merupakan wujud penghargaan atas loyalitas, disiplin, dan kinerja prajurit dalam mengemban tugas di wilayah teritorial Kodim 0621/Kab.Bogor,” ujar Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P.

Ia berharap, momentum ini dapat meningkatkan motivasi prajurit dalam memberikan pengabdian Tulus dan Ikhlas kepada Masyarakat, TNI-AD Dan bangsa negara, ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Komandan Kodim 0621/Kab. Bogor langsung kepada anggota Persit Kartika Chandra Kirana (istri prajurit) atas dukungan penuh terhadap suami dalam menjalankan Tugas Negara. 

Dilaporkan Purna Tugas, PA, Ba, Ta Kenaikan Pangkat dan PA, Ba, Ta Baru yakni Purna Tugas berjumlah 3 orang , Pa, Ba, Ta berjumlah 32 orang, Pa, Ba, Ta Baru 11 orang. Semuanya berjumlah 46 orang.(Red)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Aksi Penolakan Revitalisasi Tambak Sempat Tegang, Polres Indramayu Amankan Situasi</title>
						                <link>https://targetperistiwa.my.id/berita/detail/aksi-penolakan-revitalisasi-tambak-sempat-tegang-polres-indramayu-amankan-situasi</link>
						                <description>INDRAMAYU, 2 APRIL 2026 – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu sempat mengalami peningkatan tensi saat ratusan massa dari Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) menggelar demonstrasi pada Kamis (2/4/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk penolakan terhadap rencana proyek revitalisasi tambak di wilayah Pantai Utara yang dinilai berpotensi merugikan hak-hak masyarakat pesisir.

Para peserta aksi menyuarakan aspirasi melalui orasi dan pembentangan spanduk. Namun, situasi berubah menjadi memanas ketika aspirasi mereka tidak dapat diterima langsung oleh Bupati Indramayu. Kekecewaan tersebut memicu reaksi emosional yang berujung pada kerusakan ringan pada fasilitas umum di sekitar lokasi.

Merespons dinamika yang terjadi, personel Polres Indramayu di bawah komando Polda Jawa Barat bertindak cepat dan profesional. Dengan mengedepankan pendekatan humanis dan dialog yang persuasif, aparat berhasil meredam gejolak yang terjadi.

Berkat kesiapsiagaan dan pengamanan yang terukur, potensi kericuhan berhasil diredam sebelum meluas menjadi bentrokan. Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) akhirnya kembali stabil dan kondusif, sementara kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut tetap dapat terjaga dengan baik.(red)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Bewadai Syukur Tanaman Padi di Bangkalaan Dayak Gelar Tradisi Bewadai dengan Khidmat</title>
						                <link>https://targetperistiwa.my.id/berita/detail/bewadai-syukur-tanaman-padi-di-bangkalaan-dayak-gelar-tradisi-bewadai-dengan-khidmat</link>
						                <description>KOTABARU, KALSEL – Masyarakat Desa Bangkalaan Dayak, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menggelar tradisi adat bewadai sebagai bentuk rasa syukur atas tanaman padi yang mulai menunjukkan hasil menggembirakan atau memasuki fase beampar.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Balai Buntar, dimulai pada Rabu malam (1/4/2026) hingga Kamis pagi (2/4/2026). Prosesi adat dipimpin langsung oleh balian Durabil dan dihadiri sekitar 20 undangan yang berasal dari berbagai dusun di wilayah setempat.

Tradisi bewadai merupakan warisan leluhur yang hingga kini masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat setempat. Ritual ini menjadi simbol ungkapan terima kasih kepada alam serta penghormatan kepada para leluhur yang diyakini telah memberikan keberkahan bagi hasil pertanian.

Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga diiringi dengan doa bersama agar hasil panen ke depan semakin melimpah serta terhindar dari serangan hama maupun bencana yang dapat mengganggu produktivitas pertanian.

Pelaksanaan tradisi ini mencerminkan kuatnya nilai kearifan lokal serta kebersamaan masyarakat Desa Bangkalaan Dayak dalam menjaga budaya dan keberlangsungan sektor pertanian sebagai sumber utama penghidupan.MY
</description>
					                </item><item>
						                <title>Pangkas Rambut Fhatan di   Cijalingan, Tawarkan Layanan Profesional dengan Beragam Gaya Kekinian</title>
						                <link>https://targetperistiwa.my.id/berita/detail/pangkas-rambut-fhatan-di---cijalingan-tawarkan-layanan-profesional-dengan-beragam-gaya-kekinian</link>
						                <description>SUKABUMI – Usaha pangkas rambut Fhatan yang berlokasi di Jalan Cijalingan, Desa Cijalingan, Kecamatan Cantayan, Kabupaten Sukabumi, hadir sebagai pilihan bagi masyarakat yang menginginkan potongan rambut rapi dan sesuai tren.

Dikelola oleh Ageng, seorang pangkas rambut berpengalaman, tempat ini menawarkan layanan potong rambut dengan berbagai gaya. Mulai dari model klasik hingga gaya kekinian, semuanya dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan.

Dengan keahlian yang dimilikinya, Ageng dikenal mampu menyesuaikan potongan rambut dengan bentuk wajah dan karakter pelanggan. Hal tersebut menjadi nilai tambah yang membuat pangkas rambut Fhatan diminati oleh berbagai kalangan.

Selain mengutamakan hasil potongan yang rapi, pelayanan yang ramah dan suasana nyaman juga menjadi perhatian utama, sehingga pelanggan merasa puas dan kembali menggunakan jasa tersebut.

Keberadaan pangkas rambut Fhatan diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam memenuhi kebutuhan perawatan rambut dengan kualitas yang baik dan harga terjangkau.

Asep Lodaya
</description>
					                </item><item>
						                <title>DLH DKI Jakarta Atur Strategi Penanganan Sampah, TPS Liar Diterbitkan Secara Permanen</title>
						                <link>https://targetperistiwa.my.id/berita/detail/dlh-dki-jakarta-atur-strategi-penanganan-sampah-tps-liar-diterbitkan-secara-permanen</link>
						                <description>JAKARTA, 2 APRIL 2026 – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta melakukan terobosan dan penyesuaian strategi operasional untuk mengatasi penumpukan sampah yang terjadi pascalibur Lebaran, serta dampak lanjutan dari insiden longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Langkah konkret ini diambil demi memulihkan kenyamanan lingkungan dan memastikan pelayanan publik berjalan efektif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyatakan bahwa pihaknya melakukan penyesuaian sistem kerja, salah satunya melalui pengaturan jadwal pengangkutan atau shifting, guna mengurai kemacetan dan antrean truk di jalur menuju lokasi pembuangan akhir.

“Kami menyadari adanya akumulasi sampah di beberapa titik akibat dampak pascalebaran dan kondisi di Bantargebang. Kami tidak menutupi permasalahan ini dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat,” ujar Asep dalam keterangannya.

OPTIMALISASI SISTEM SHIFT DAN PENGENDALIAN WAKTU

Asep menegaskan bahwa DLH tidak memberlakukan pembatasan volume pengiriman, melainkan fokus pada efisiensi distribusi. Operasional pengangkutan kini dibagi menjadi tiga shift harian untuk menjaga kelancaran arus logistik sampah.

Dengan sistem ini, waktu tunggu (dwelling time) truk di lokasi pembuangan dapat dikendalikan maksimal hingga tiga jam. Kebijakan ini juga bertujuan melindungi keselamatan dan kesejahteraan para pengemudi agar tidak bekerja dalam kondisi yang membebani.

“Kami memastikan sistem kerja berjalan teratur, menjaga keselamatan sopir, dan sekaligus memaksimalkan kapasitas angkut yang tersedia,” jelasnya.

PENERTIBAN TPS DAN PENUTUPAN LOKASI ILEGAL

Selain mempercepat pengangkutan, DLH juga melakukan penanganan fisik di titik-titik kritis. Di lokasi TPS Kali Anyar, proses evakuasi sampah telah selesai dilakukan dan lingkungan sudah kembali bersih.

Sementara itu, tindakan tegas diambil terhadap TPS Rawadas yang merupakan lokasi pembuangan liar. Melalui koordinasi dengan kecamatan, kelurahan, dan Satpol PP, lokasi tersebut ditutup permanen dan sudah bersih total hingga Rabu (1/4) malam.

Penanganan serupa juga berlangsung di TPS Kencana di bawah Jalan Tol Wiyoto Wiyono. Setelah dikosongkan, area ini akan ditutup permanen dengan pagar pembatas dan diawasi melalui posko gabungan yang melibatkan LMK, Satpol PP, dan kepolisian.

TARGET PEMULIHAN KONDISI

DLH menargetkan bahwa dalam pekan ini seluruh sistem operasional dapat kembali normal. Seluruh sisa sampah akan didistribusikan ke fasilitas pengolahan, termasuk TPST Bantargebang dan RDF Plant. 

“Kami berkomitmen penuh menyelesaikan persoalan ini secepatnya agar tidak mengganggu aktivitas warga. Seluruh sumber daya dikerahkan maksimal untuk mengembalikan kondisi kota seperti sedia kala,” pungkas Asep.(red)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Polda Sumsel Bongkar Kasus Peretasan Sistem SIBOS SMAN 2 Prabumulih, Negara Rugi Rp942 Juta</title>
						                <link>https://targetperistiwa.my.id/berita/detail/polda-sumsel-bongkar-kasus-peretasan-sistem-sibos-sman-2-prabumulih-negara-rugi-rp942-juta</link>
						                <description>PALEMBANG, 2 APRIL 2026 – Satuan Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan berhasil memecahkan kasus kejahatan siber yang merugikan keuangan negara. Pihak kepolisian berhasil mengungkap tindak pidana illegal access atau peretasan terhadap sistem aplikasi SIBOS milik SMA Negeri 2 Prabumulih yang mengakibatkan kerugian materiil mencapai angka Rp942.802.770.

Dalam operasi penegakan hukum yang dilaksanakan pada Kamis (2/4), tim penyidik berhasil mengamankan empat orang yang diduga kuat terlibat dalam kejahatan ini. Keempat tersangka yang dikenal dengan inisial AT, DN, M, dan AA berhasil diamankan di dua lokasi berbeda, yakni wilayah hukum Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir (OKI).

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumsel, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, memaparkan detail teknis dari modus operandi yang digunakan oleh para pelaku. Menurutnya, pelaku utama memanfaatkan metode brute force sebagai celah untuk menembus pertahanan sistem digital yang ada.

"Para pelaku melakukan upaya berulang-ulang dalam mencoba berbagai kombinasi username dan password hingga akhirnya berhasil mendapatkan akses yang sah ke dalam sistem. Setelah berhasil masuk, mereka kemudian melakukan manipulasi data dan memindahkan dana secara tidak sah," jelas Kombes Pol Doni Satrya Sembiring dalam rilis persnya.

Aksi kriminal ini tidak hanya melanggar integritas sistem informasi, tetapi juga berdampak langsung pada alur administrasi dan keuangan institusi pendidikan tersebut, yang pada akhirnya merugikan kas negara.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan barang bukti yang berhasil diamankan, keempat tersangka kini diproses secara hukum dengan landasan yuridis yang kuat. Mereka dijerat dengan pasal-pasal yang mengatur tentang kejahatan teknologi informasi serta tindak pidana korupsi atau penggelapan.

Para tersangka dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 30 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 332 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ancaman hukuman yang menjerat mereka cukup berat mengingat dampak kerugian yang ditimbulkan bersifat signifikan.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bukti nyata komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga ekosistem digital nasional.

"Polda Sumsel memastikan bahwa setiap bentuk kejahatan siber akan ditangani secara profesional, transparan, dan tanpa kompromi. Keamanan data dan sistem informasi, khususnya yang menyangkut pelayanan publik dan institusi pendidikan, adalah prioritas kami," tegasnya.

Lebih jauh, Kombes Pol Nandang juga menyampaikan imbauan kepada seluruh pihak, khususnya instansi pemerintah dan lembaga pendidikan, untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sistem keamanan siber mereka.

"Kami mengimbau agar seluruh institusi, terutama di sektor pendidikan, untuk senantiasa melakukan pembaruan sistem dan meningkatkan protokol keamanan digital guna mencegah terjadinya celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.

Hingga saat ini, proses hukum terus berlanjut dan tim penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam kasus ini.(red)
</description>
					                </item><item>
						                <title>Diduga Keracunan Susu Program MBG, Puluhan Siswa di Bantaeng Dilarikan ke Puskesmas</title>
						                <link>https://targetperistiwa.my.id/berita/detail/diduga-keracunan-susu-program-mbg-puluhan-siswa-di-bantaeng-dilarikan-ke-puskesmas</link>
						                <description>BANTAENG, 2 APRIL 2026 – Kejadian mengejutkan terjadi di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Kamis (2/4/2026). Puluhan siswa diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi susu kotak yang dibagikan di sekolah, dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sinoa.

Informasi mengenai insiden ini awalnya viral di media sosial melalui unggahan akun Facebook bernama Zulkifli Zulkifli. Dalam postingan tersebut, disebutkan kuat bahwa produk susu yang dikonsumsi para peserta didik diduga merupakan bagian dari distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga saat ini, terlihat tim kesehatan bertindak sigap memberikan penanganan, namun data resmi mengenai jumlah pasti korban maupun kondisi kesehatan mereka belum dirilis secara resmi. Penyebab pasti kejadian ini masih terus didalami, apakah benar bersumber dari kualitas susu yang dikonsumsi atau faktor lainnya.

Masyarakat dan orang tua menaruh perhatian besar dan mendesak agar pihak berwenang segera melakukan investigasi menyeluruh. Transparansi dan pemeriksaan kualitas produk dipandang sangat penting guna memastikan keamanan konsumsi pangan bagi siswa serta mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.(red)

 

 
</description>
					                </item><item>
						                <title>Operasi SAR di Perairan Sancang Berakhir, Korban Laka Laut Berhasil Dievakuasi</title>
						                <link>https://targetperistiwa.my.id/berita/detail/operasi-sar-di-perairan-sancang-berakhir-korban-laka-laut-berhasil-dievakuasi</link>
						                <description>GARUT, 2 APRIL 2026 – Operasi pencarian terhadap korban kecelakaan laut di perairan Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan pencarian intensif selama beberapa jam, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang, pada Kamis (2/4/2026).

Korban diketahui bernama Galih (25), warga Kampung Cirampadan RT 02 RW 06, Desa Sancang, yang hilang saat melaut menggunakan perahu bernama AAL.

Sebanyak 27 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Tim terdiri dari Satpolairud Polres Garut, Basarnas Bandung, Himpunan Nelayan Sancang, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan menyisir area perairan menggunakan perahu nelayan dan sarana pendukung lainnya.

“Penyisiran dilakukan secara intensif sejak pagi hari untuk mempercepat proses pencarian korban,” ujarnya.

Setelah hampir lima jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada pukul 12.08 WIB di koordinat 7°44&#39;50.5" LS dan 107°54&#39;14.5" BT, atau sekitar 1,3 mil laut dari lokasi awal kejadian.

Namun, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tim SAR kemudian langsung melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke darat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.

Pihak Satpolairud Polres Garut mengimbau para nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Pemantauan kondisi cuaca serta penggunaan perlengkapan keselamatan menjadi hal penting guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.(Red) 
</description>
					                </item><item>
						                <title>OPTIMALISASI UPAYA PENCARIAN TERHADAP NELAYAN YANG MENGALAMI KECELAKAAN LAUT DI PERAIRAN CIPUNAGA</title>
						                <link>https://targetperistiwa.my.id/berita/detail/optimalisasi-upaya-pencarian-terhadap-nelayan-yang-mengalami-kecelakaan-laut-di-perairan-cipunaga</link>
						                <description>GARUT, 2 APRIL 2026 – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut mengerahkan sumber daya manusia dan sarana prasarana dalam rangka operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Cipunaga. Insiden yang diduga akibat kecelakaan laut tersebut terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Identitas korban diketahui atas nama Galih (25), merupakan warga Kampung Cirampadan RT 02 RW 06, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong. Korban diketahui sedang melaut menggunakan perahu bernama AAL saat kejadian berlangsung. Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung secara terus-menerus oleh tim gabungan.

Kasat Polairud Polres Garut, IPTU Aep Saprudin, menyampaikan bahwa upaya penelusuran dilaksanakan secara intensif dan terkoordinasi. Pihaknya menggandeng berbagai elemen untuk memperluas jangkauan area pencarian.

"Kami melaksanakan kegiatan pencarian dengan melibatkan berbagai pihak secara komprehensif. Bersama dengan nelayan setempat serta instansi terkait, upaya pemulangan korban terus kami maksimalkan," ungkapnya, Kamis (2/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan penyisiran di sekitar titik koordinat kejadian, membangun komunikasi efektif dengan masyarakat pesisir, serta melakukan sinkronisasi data dengan instansi teknis terkait guna percepatan penanganan.

Operasi gabungan ini melibatkan personel dari Satpolairud Polres Garut, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanak) Kabupaten Garut, serta partisipasi aktif dari komunitas nelayan setempat.

Hingga data ini disampaikan, korban belum berhasil ditemukan dan proses evakuasi masih terus dilakukan. Pihak kepolisian juga memberikan himbauan kepada masyarakat, khususnya pelaku sektor perikanan, untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan maritim guna mencegah terjadinya musibah serupa di kemudian hari.(red)
</description>
					                </item></channel>
  	</rss>