Home Polri Polsek Warungkiara Bagikan 30 Paket Beras, Wujud Kepedulian kepada Warga Kurang Mampu

Polsek Warungkiara Bagikan 30 Paket Beras, Wujud Kepedulian kepada Warga Kurang Mampu

62
0
SHARE
Polsek Warungkiara Bagikan 30 Paket Beras, Wujud Kepedulian kepada Warga Kurang Mampu

SUKABUMI — Kepolisian Sektor (Polsek) Warungkiara, Polres Sukabumi, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan sosial berupa pembagian bantuan beras dan makanan ringan kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2026).

Kapolsek Warungkiara AKP R. Fanji Setiaji mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berbagi yang secara konsisten dilaksanakan jajaran Polres Sukabumi melalui masing-masing Polsek.

Menurutnya, kegiatan sosial tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.

“Dalam hal ini kita melaksanakan kegiatan berbagi dari Polres Sukabumi, khususnya Polsek Warungkiara. Bukan hanya beras, tetapi juga makanan atau snack kepada masyarakat yang memang betul-betul membutuhkan,” ujar Fanji.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 paket bantuan beras disalurkan kepada masyarakat. Setiap paket berisi sekitar tiga liter atau tiga kilogram beras.

Penerima bantuan berasal dari berbagai kalangan masyarakat yang membutuhkan, di antaranya kaum dhuafa, pemulung, pedagang, serta warga yang berada di sekitar lingkungan Polsek Warungkiara.

Fanji menjelaskan, kegiatan berbagi tersebut merupakan program yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Jajaran Polres Sukabumi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

“Ini program berkelanjutan. Kita istilahnya komitmen, konsisten, dan continue. Berbagi Polres maupun berbagi Subuh Berkah. Bukan hanya di siang hari, subuh pun kita berbagi,” katanya.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Semoga masyarakat yang kita berikan bantuan ini terbantu dan apa yang kita bantu bisa bermanfaat. Mudah-mudahan masyarakat, khususnya di Warungkiara, peningkatan kehidupannya bisa terpenuhi,” ungkap Fanji.

Lebih lanjut, Fanji menyebutkan bahwa respons masyarakat terhadap program tersebut cukup positif. Selama sekitar satu bulan pelaksanaan, kegiatan berbagi mendapat sambutan baik dari berbagai lapisan masyarakat.

“Alhamdulillah, selama berjalan satu bulan ini responsnya positif. Mulai dari jemaah masjid, marbot, imam, warga sekitar, maupun kaum dhuafa seperti pemulung dan pedagang,” jelasnya.

Menurut Fanji, kepedulian terhadap sesama juga memiliki peran penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Upaya menjaga harkamtibmas, kata dia, tidak hanya dilakukan melalui kegiatan kepolisian, tetapi juga dapat dibangun melalui rasa peduli dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Karena itu, ia mengajak masyarakat Kecamatan Warungkiara untuk terus menumbuhkan budaya saling membantu dan memperhatikan warga yang membutuhkan.

“Menjaga harkamtibmas itu dimulai dari kepedulian kita kepada masyarakat yang lain. Kalau kita sudah peduli kepada orang lain, berarti pemeliharaan keamanan dan ketertiban umum pasti dipelihara,” pungkasnya.

Asep Lodaya